PONSEL - HANDPHONE - CELLULAR - GSM - CDMA

February 20, 2008

Menjajal Layanan Berbasis BREW

Filed under: CDMA

BREW (Binary Runtime Environment for Wireless) mungkin sudah lama anda kenal. Kata BREW sering dijumpai di fitur-fitur ponsel CDMA. Mungkin anda sendiri belum begitu faham apa manfaat dari fitur ini.

Secara sederhana, BREW adalah aplikasi yang memungkinkan kita menikmati  yang disediakan pengembang lewat fasilitas download  yang disediakan operator.

Lebih jauh lagi BREW sering disebut sebagai saingan Java2 Mobile Edition (J2ME). Tapi banyak kalangan yang menilai bahwa keduanya memiliki karakteristik berbeda. Misalnya, BREW saat ini hanya dikembangkan di ponsel-ponsel CDMA yang menggunakan chipset, sedang J2ME sudah dikembangkan baik di GSM ataupun CDMA.

J2ME dan BREW saat ini menjadi teknologi yang dibutuhkan oleh para pengembang untuk menciptakan model baru untuk akses online yang memungkinkan aplikasi tersebut didownload via web dan dimainkan pada kondisi offline.

J2ME dan BREW

J2ME adalah teknologi Java yang dikustomisasi untuk konsumen kecil dengan prosesor, memory, layar dan kemampuan input yang terbatas. Arsitektur J2ME dilandasi oleh kategori dan keluarga perangkat-perangkat tersebut memiliki struktur yang sudah ditentukan.

Di Indonesia, teknologi J2ME ini sudah mulai menjadi bahan mata kuliah di lembaga-lembaga pendidikan IT. Selain itu, training (pelatihan) aplikasi J2ME ini juga sudah sering digelar.

Untuk menjalankan aplikasi J2ME, di ponsel-ponsel yang mendukungnya terdapat Java Virtual Machine (JVM). JVM ini berjalan di atas sistem operasi perangkat dan sudah diatur untuk sistem operasi yang spesifik. Ukuran dan kompleksitas JVM tergantung dari konfigurasi utama J2ME yang didukung.

Sedangkan BREW berjalan pada level firmware (chipset CDMA) dan khususnya untuk aplikasi nirkabel yang dapat didownload dan dieksekusi di ponsel. Sama seperti Java, BREW membutuhkan runtime environment, semacam mesin virtual.

Berikut beberapa perbandingan antara BREW dan J2ME:

Konsumsi Daya
Protokol Komunikasi
Model Ponsel
BREW

Kecil, dapat mengurangi konsumsi daya pada saat tidak digunakan

Seluruh protokol TCP/IP Dapat diinstal oleh seluruh model mulai entry level hingga high end
J2ME Relatif besar, sebab mesin virtualnya tetap beroperasi saat statusnya tidak aktif. Hanya HTTP Hanya mid – high end

Singkatnya BREW tampak lebih unggul dibanding J2ME. Tapi sifat-sifat Java yang menganut sistem sumber terbuka membuat J2ME lebih fleksibel dan tentu ini juga membuatnya menjadi pilihan banyak pengembang hingga saat ini.

BREW sangat identik dengan teknologi CDMA. Di Indonesia, dari 5 operator CDMA baru Mobile-8 yang sudah merilis layanan berbasis BREW. Bekerja sama dengan Jastis dan Qualcomm, hadirlah layanan yang disebut b-live.

Saat ini layanan b-life terdapat di ponsel bundling ZTE C300 dan ZTE C330, keduanya dibandrol di bawah 500 ribu. Membuktikan bahwa layanan BREW dapat diminati oleh ponsel-ponsel low end hingga high end.

Dari beberapa layanan yang ditawarkan memang tidak gratis, untuk sekedar menjajal anda cukup membayar Rp. 1000, untuk satu hari pemakaian. Bila berminat silahkan berlangganan. Konten yang cukup menarik adalah berita terkini, meski tidak dilengkapi WAP anda tetap tidak ketinggalan informasi.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://rajaponsel.blogsome.com/2008/02/20/menjajal-layanan-berbasis-brew/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Chris M